h1

Kenanga, Sang Gadis Lugu Itu Diperkosa

Oktober 26, 2007

SEORANG gadis di Cimahi, sebut saja Kenanga (15), diperkosa remaja tanggung berinisial AA (16) di salah satu rumah kosong, Kp. Cibaligo Kel. Cibeureum Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi. Pelaku terlebih dahulu mencekoki korban dengan minuman keras. Kini, pelaku sudah di tahanan Mapolres Kota Cimahi.

Peristiwa itu terjadi Selasa (16/10) petang. Tersangka mengajak korban bertemu di salah satu rumah kosong. Tak menaruh curiga, korban menerima ajakan itu. “Keduanya memang sudah saling kenal,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal, AKP Arif Fajarudin, S.H., S.I.K., mewakili Kapolres Kota Cimahi, Kamis (25/10).

 

**

 

RUPANYA, tersangka sudah menyiapkan satu muslihat. Sudah lama ia memendam asmara terhadap korban. Namun, cintanya bertepuk sebelah tangan. “Di rumah kosong itu, tersangka menyuguhkan segelas minuman keras. Korban yang masih polos menenggak minuman itu,” katanya.

 

Karuan saja, korban teler. Pucuk dicinta ulam tiba. Tersangka melaksanakan aksi yang direncanakannya. Semula, ia mencumbu lalu memperkosanya. Dalam keadaan belum sepenuhnya sadar, korban diantarkan pulang.

 

”Keluarga melihat perubahan perilaku korban. Semula, korban enggan bicara. Tapi, setelah dipaksa, barulah korban membeberkan peristiwa itu. Tiga hari kemudian, kejadian itu baru dilaporkan ke polisi,” ucap Arif.

 

Berdasarkan laporan itu, polisi mencokok tersangka dengan tuduhan pemerkosaan atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Tersangka mengakui segala perbuatannya. ”Kami menjeratkan Pasal 82 UU No. 23/2002 tentang perlindungan anak dan Pasal 286 juncto Pasal 290 KUH-Pidana. Ancaman hukumannya mencapai 15 tahun penjara,” kata Arif Fajarudin.(Hazmirullah/”PR”)***

Iklan

7 komentar

  1. Dinikahi aja daripada diperkosa…kesian amat, kalo enggak suka sama suka aja jangan paksa begitu. kurang muslihat tuh si cowok…belajar lagi dech sama Aa sinih…


  2. makacih atas pandangannya and makacih pula dah berkunjung ke blog KAUM MARJINAL.


  3. Manusia penjahat kelamin memang pantas dihukum,kan kasian masa depan korban,klo kebet kelokalisasi aja kan aman.


  4. kalo bisa hukuman berat jangan di timpakan kepada penjahat kelas teri saja, tapi juga kepada penjahat kelas kakap seperti para KKN dll. Yang ku lihat hukum itu sekarang dapat di beli dengan uang ya kan!!!


  5. koq g aja-ajak sih!
    nyahahahahahahaha…….!

    Kasihan lho kalua diperkosa.
    coba kalau saudaranya sendiri diperkosa orang lain,gimana rasnya???????


  6. Di Banjarmasin mah, lokalisasi ga boleh, salon esek ga boleh, bawa cewe juga ga boleh. Pemerintah yang suka cari muka sih, bilangnya kata ulama.., padahal ulamanya punya bini sembilan. Menurut gue sih gpp, perkosa aja…..
    Hayo…., siapa nyang salah….?


  7. Sebenarnya,kasian tp apa mau d kata.itulah tanda2 sudah rusaknya ahlak manusia



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: