Archive for Juni, 2009

h1

Rumah di Tengah Ilalang

Juni 22, 2009

Cerpen Endang Supriadi

ILALANG yang Buana babat dengan sebilah arit seakan tak pernah habis. Selalu muncul tunas baru keesokan harinya. Dan ilalang itu tumbuh merata mengelilingi rumah sewaan yang dia tempati tiga hari lalu bersama Dinda, wanita yang dinikahi secara siri. Mereka memutuskan tinggal bersama di kampung itu tanpa sepengetahuan orang tua mereka masing-masing. Kehidupan mereka bak ilalang. Mereka belajar hidup jauh dari orang tua dan keramaian. Orang tua mereka yang berseteru, sama-sama tidak tahu dimana anak-anaknya kini berada.

Read the rest of this entry ?

Iklan
h1

Korupsi Dalam Sastra Sunda

Juni 16, 2009

DJASÉPUDIN*)

“Rék leutik rék gedé korupsi mah sarua baé dosana. Nu matak mun rék korupsi tong kagok-kagok, héhéhé…”

Mau kecil mau besar korupsi tetap sama dosanya. Maka, jika hendak korupsi jangan tanggung, he..he..he.. (Teten Masduki, Lalayang Girimukti/V/Agustus-Oktober 2002)

Read the rest of this entry ?

h1

Teater Capres dan Kontestasi Citra

Juni 16, 2009

BENNY YOHANES*)

DEMOKRASI telah membawa tubuh ke wilayah persaingan di ruang publik. Mereka yang hendak meraih kekuasaan, harus memunculkan realitas fisikalnya menjadi bentuk representasi identitas. Identitas yang diwakilkan pada bentuk tampilan luar itu, telah menjadi alat ukur publik untuk menjatuhkan pilihan. Di ruang publik, foto-foto wajah beragam ukuran, dengan variasi jumlah dan kekerapan pemunculan, memberi indikasi lain tentang agresivitas persuasi sang calon. Faktor kuantitatif penampilan citra tubuh, telah membawa promosi demokrasi di Indonesia lebih memberat ke wilayah visual daripada penguatan sisi epistemiknya. Demokrasi menjadi ajang kontestasi gambar, bukan kompetensi nalar.

Read the rest of this entry ?

h1

Ny Mufidah, Dagang Jilbab : “Ini Pilpres, Bu!”

Juni 11, 2009

Istri Yusuf Kalla, Ny Mufidah sangat cerdas dan memanfaatkan peluang sekecil apapun menjadi lahan usaha, minimal untuk dirinya. Pemanfaatan situasi pun ia jalani dengan kecerdasan, misalnya memanfaatkan momentum pemilihan presiden (pilpres) dengan isyu jilbab. “Jilbab” dalam kontek religiusitas tidak bisa dibantah tapi dalam kontek lain masih diperdebatkan.

Read the rest of this entry ?

h1

Manohara, Aib atas Kepongahan Negeri Malay

Juni 1, 2009

Kasus Manohara Odelia Pinot, merupakan rangkaian panjang pelecehan orang-orang Malay (baca: Malaysia) terhadap warga negara Indonesia yang tinggal sementara di sana. Pelecahan yang bertubi-tubi, sekarang sepertinya mendapatkan batunya bagi Malay, khususnya Kerajaan Kelantan. Betapa tidak, aib yang selama ini ditutup-tutupi terkuak sudah atas keburukan behavioral mereka.
Read the rest of this entry ?